Tangerang - realitanews.co.id | MK Ulumudin, salah satu narasumber, menyatakan bahwa ruang diskusi seperti ini akan menjadi lilin-lilin kecil yang menyinari peradaban dan ini harus dilestarikan sebagai bentuk bahwa pemuda ini ada.
Sementara itu, H. Eman berpendapat bahwa "Harapan dan motivasi besar terlahir dari ruang diskusi, dan jadikan ini sebagai episentrum gerakan untuk mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah."
H. Wawan Suhada, selaku anggota DPRD Provinsi Banten komisi 4, juga menyatakan bahwa mereka tetap mengawal aspirasi masyarakat Kronjo dan peduli terhadap pembangunan infrastruktural Kronjo sebagai tanah kelahirannya. Ia juga memberikan pesan yang sangat inspiratif kepada para peserta, "Jadilah orang yang muncul di kebanyakan orang, jangan menjadi seperti orang kebanyakan."
Sarif Salwani, juga selaku anggota DPRD Provinsi Banten komisi 4, juga bercerita tentang sejarah hidupnya dari nol hingga menjadi tokoh yang sukses seperti saat ini.
Para narasumber kompak berstatmen bahwa masyarakat Kronjo terlahir dengan berbagai potensi hebat. Dengan demikian, diharapkan bahwa Simposium Ramadhan ini dapat menjadi ajang untuk membangkitkan motivasi dan idealisme masyarakat, serta menjadi inspirasi bagi para pemuda untuk terus berjuang dan berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik.(Red/Agi).